Senin, 28 April 2014

PENANGKARAN MURAI BATU



MURAI BATU MEDAN SUPER merupakan salah satu koleksi favorit penggemar burung berkicau. Suaranya yang merdu dan bervariasi, serta ekornya yang lebih panjang dari badannya menjadi daya tarik utama burung ini. Spesies burung ini bermacam-macam menurut tempat hidupnya: Namun yang paling terkenal ada enam jenis burung murai batu:
1. Murai batu Aceh
2. Murai batu Medan
3. Murai batu Lahat
4. Murai batu Lampung
5. Murai batu Jambi
6. Murai batu Borneo
Murai Batu Medan adalah jenis yang paling di sukai banyak penggemar, meskipun habitat asli burung ini bukan di Medan. Hanya saja, dahulu burung ini berkumpul di Medan sebelum menuju daerah-daerah lain. Beberapa hal yang membuat burung kicau ini paling digemari daripada jenis lainnya adalah badannya yang tegap dan berukuran lebih besar Selain itu, bentuk kepala Murai Batu jenis ini lebih bulat dan bagus dibandingkan dengan Murai Batu yang lain. Terlebih, variasi kicau burung anggun ini juga lebih banyak, serta intonasinya lebih jelas keras. dan lebih mudah dijinakkan.

Cirinya?
Sekarang ini semakin sulit menemukan Murai Batu Medan super atau asli. Namun, Bulu ekor Murai Batu yang dilabeli Medan ini lebih panjang daripada badannya, , tergantung pada besar kecilnya ukuran badan burung. Selain itu, terdapat empat pasang bulu berwarna putih pada ekornya, serta muncul garis hitam memanjang dari pangkal bulu yang membagi bulu ekor menjadi dua bagian. Biasanya bulu ini membentuk huruf U. Para penggemar burung harus berhati-hati dalam mencermati ciri khusus burung idola ini agar tidak tertipu saat membelinya.

PERSIAPAN PENANGKARAN
Ciri murai batu jantan dan betina
 
 Jantan



MB JANTAN
- Tubuh besar
- Warna bulu  hitam pekat pada kepala dan punggung serta  kecoklatan
- Ekor yang panjang lebih dari 17 cm
- Memiliki variasi suara yang banyak serta volume yang keras

- Biasanya jika kualitas bagus akan menantang jika bertemu dengan MB lain 
Betina

MB BETINA
- Tubuh kecil
- Warna bulu pudar  / kusam
- Ekor lebih pendek panjang kira kira 10 s.d 15 cm,
 - Suara kecil dan  monoton 
 - apabila betina sudah siap kawin, apabila didekatkan dengan jantan maka akan ngeper
jantan pastikan umur diatas 1,5 tahun untuk Mb hasil tangkaran dan minimal ngurak 2 kali atau 2 tahun untuk MB hasil tangkapan dan untuk Mb betina umur di atas 1 tahun, namun untuk Betina hasil tangkaran, tidak jarang saat usia 7 atau 8 bulan MB sudah birahi
Kandang
Ukuran kandang = 2m x 1,5m x 2m, namun semua tergantung dari ketersediaan lahan,. Kandang harus aman dari binatang predator seperti kucig atau tikus, untuk itu, hindarkan membuat kandang pada tempat tempat yg sering dilalui binatang tersebut atau bisa juga menutup jalan yg dilalui binatang pemangsa tersebut dan sebisa mugkin indukan MB tidak melihat lalu lalang binatang binatang tersebut. Dinding kandang bagian sekeliling terutama depan bisa ditutup minimal 1 s.d 1,5m dari bawah untuk mencegah hal tersebut
Kelengkapan lainnya ;
1. Tempat pakan dan minum
Sebisa mungkin dipisahkan antara tempat kroto, jangkrik, ulat, maupun cacing.
2. Keramba atau tempat mandi
Buat keramba senyaman mungkin dan MB betah ntuk mandi,karena proses mandi juga bisa memicu birahi  3.Sarang
Glodok bisa dibuat dari kayu dibentuk seperti pada sarang kenari atau LB, bisa juga dari batok
4. Bahan sarang
Bahan sarang bisa berasal dari rumput kering, daun pinus, dan juga bisa dari sabut kelapa atau ijuk, kita biarkan saja indukan yang memilih dan menyususn  sarang sendiri, 
PENJODOHAN
Penjodohan merupakan masa yang paling sulit, Namun yang umum digunakan adalah dengan menempatkan kedua calon indukan pada kandang soliter dan mendakatkan satu dengan yang lain, setelah kedua calon induk mau tidur berdampingan saling menyahut (meski tidak selalu) kita bisa mulai memasukan dalam satu sangkar sambil selalu kita pantau, jika ternyata indukan sudah terlihat jodoh, maka langsung dimasukkan ke kandang ternak.diusahakan dengan batina telabih dahulu dengan tujuan agar betina lebih mengenal beradaptasi dengan lingkungannya yang baru. Jika ternyata setelah dikandang besar indukan masih berantem, maka langkah kita ulangi dari awal, atau juga kita bisa ganti pasangan, jika kita memenag memiliki stok indukan lebih dari satu pasang.Ada pula penjodohan langsung dikandang penangkaran dengan membiarkan salah satu indukan tetap di kandang besar dan menempatkan yaang lain dalam kandang soliter. kita tidak bisa mematok harus sekian hari atau sekian minggu, MB dapat jodoh dalam beberapa jam atau satu hari, bisa juga dalam 1 minggu, namun tidak menutup kemungkinan baru berjodoh dalam 1 bulan atau bahkan 1 tahun. , jangan sampai kita menjodohkan betina yang masih belum siap atau jantan yang masih terlalu muda, karena akan sia sia..pilih betina yang lenjeh dan mudah jodoh, ditandai dengan warna bulu dada pudar dan saya juga tidak terlalu hitam, lihat gerak gerik kedua calon induk, upayakan melakukan penjodohan saat kedua calon memasuki masa birahi. pejantan di tandai dengan gacor dan apabila bertemu dengan betina akan mengeluarkan suara suara kecil dan merayu, bukan fighter, dan betina ditandai dengan menyahut apabila mendegra suara jantan serta akan ngeper apabila bertemu,

Indukan sedang mengerami
Perkawinan, bertelur dan penetasan
Pakan yang bisa diberikan untuk mendonngkrak birahi antara lain
- Jangkrik
- Kroto
- Cacing
- Ulat Hongkong
- Ulat Kandang
- Ikan kecil (Ikan cemplon)


Adapun ciri ciri indukan yang birahi adalah:
- Induk jantan lebih sering berkicau dan lebih gacor daripada biasaya, i, begitu pula induk betina menjadi sering berkicau dan menyahut suara pejantan,
 - Induka jantan akan sering masuk dalam sarang dan terkadang sambil ngerwik
- pejantan akan lebih mengalah kepada betina, terkadang jantan meloloh betinanya
- Saat birahi memucak, pajantan sangat gacor sambil mengeluarkan suara ngerol
- Indukan betina akan mengangkut bahan sarang dan saat birahi memuncak, betina akan sangat nggeget ( menggigit bahan sarang dengan pangkal paruh) jika ini sudah terjadi, aka tidak akan lama lagi akan segera bertelur.induk betina Murai batu akan bertelur sebanyak 2 sampai dengan 6 butir dierami selama kurang lebih 14 hari, setelah masa itu, telur akan menetas
Anakan Murai Batu
PROSES PRODUKSIS
Selama masa pengeraman ini usahakan sekitar kandang dikondisikan tenang dan nyaman. sedikit gangguan, lingkungan yang tidak tenang, serta adanya gangguan dari hewan lain, maka bisa jadi telur akan dibuang atau induk tidak mau mengerami telur kembali .anakan umur 1 hari s.d 3 hari adalah yang paling rentan, kita harus yakin bahwa suplai makanan bagi piyik terpenuhi, jika kita tidak memantau makanan induk akan membuang anakannya. begitu juga dengan kenyamanan, karena sedikti gangguan terhadap sarang, maka induk tidak akan mau mengerami anakan, akibatnya piyik tidak memperoleh kehangatan dari induknya ujung2nya akan menyebabkan kematian piyik, Yang sering dan umum dilakukan adalah mengangkat anakan saat umur 5 hari s.d 1 minggu pada saat ini kondisi piyik lebih stabil, bulu sudah mulai tumbuh sehingga kita tidak perlu lagi memakai lampu
Hindari mengambil piyik lebih dari umur seminggu, saat itu piyik sudah bisa melihat dan mengenal indukannya, dan tidak akan mau kita loloh lagi.Setelah seminggu piyik diangkat, biasanya indukan betina akan segera bertelur kembaliNamun saya lebih suka anakan diasuh oleh indukannya, selain pasokan makanan lebih terjamin, indukan akan mengetahui kapan harus meloloh anakannya dan komposisi apa yang paling bagus anakan jadi lebih kesat dan lincah, anakan lebih cepat bunyi dan variasi suara yang banyak karena meniru indukannya, kelemahannya tentu saja proses produksi menjadi lebih lama. untuk pengangkatan anakan yang diasuh induk juga relatif lama, minimal 1,5 bulan atau 2 bulan, karena anakan yang diasuh oleh induk cenderung lebih lama untuk bisa makan sendiri, anakan berumur 12 hari, mulai belajar untuk terbang dan keluar dari sarangnya, Usahakan memasang ring saat umur seminggu. Umur 18 hari s.d 1 bulan merupakan umur yang paling riskan dan merupakan masa kritis dari piyikan, pada saat ni piyik sudah mulai aktif dan belajar terbang, mulai belajar makan, maka saat ini kita dituntut untuk lebih ektra merawat. Berikan voer setengah basah untuk piyik belajar makan, selain itu juga diselingi dengan loloh dan juga campur dengan voer. Karena jika kita kurang perhatian pada masa ini, piyik akan mudah sakit dan mati. Selain itu lengkapi pula wadah pakan dengan EF hidup seperti kroto, ulat hongkong dan jangkring dengen ukuran kecil untuk piyik belajar makan.piyik umur 1 bulan. sudah belajar ngeplay anakan berumur 1,5 bulan. terkdang sudah ada bulu yang rontok berganti bulu dewasa, saat ini adalah saat yang baik untuk pemasteran, Selamat mencoba semoga bermanfaat amin
“Sulthan Bird Farm”  Peternak Perkutut Bangkok
Ds. Langgeng Gedong Boyo Untung, Turi – Lamongan
Ph; 081393875298
Email:djekalmg@yahoo.com
 






 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar